Malang, (tabloidpilarpost.com) — Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Sumai, yang dikenal dengan sebutan Srikandi Banteng, kembali menunjukkan sikap responsif terhadap aspirasi masyarakat. Kali ini, ia merespons keluhan warga terkait kondisi tiang listrik PLN yang hampir roboh di Dusun Krajan, Desa Sempol, RT 17 RW 05, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (15/1/2026).
Warga setempat mengaku resah dengan kondisi tiang listrik yang sudah lama miring, tanpa pengamanan, dan kabel menjuntai, sehingga dikhawatirkan dapat roboh sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras dan angin kencang.
Abdurahman, warga RT 17 RW 05 Desa Sempol, mengungkapkan bahwa kondisi tiang listrik tersebut sudah lama dikeluhkan warga kepada pihak PLN, namun belum mendapat tindak lanjut.
“Tiangnya sudah doyong, pengamanannya juga tidak ada. Kalau hujan dan angin kencang kami takut roboh. Kabel juga menggantung sudah lama. Warga sudah komplain, tapi belum ada tanggapan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Said, warga lainnya, yang menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung hampir satu tahun.
“Tiang ini sudah mau roboh. Kami minta segera disurvei dan diperbaiki. Petugas PLN sering lewat, tapi tidak ada tindakan,” keluhnya.
Sementara itu, Rudi, warga Dusun Krajan, menambahkan bahwa kekhawatiran warga semakin meningkat karena lokasi tiang listrik berada di jalur yang sering dilalui masyarakat, termasuk anak-anak.
“Banyak warga lewat sini, anak-anak juga sering melintas. Kalau ada angin kencang, kami takut tiang itu roboh,” katanya.
Kondisi semakin diperparah dengan intensitas hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir, ditambah beban kabel yang terurai hingga mendekati permukaan tanah, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Yulianto, perangkat Desa Sempol, menegaskan bahwa keluhan warga sudah disampaikan kepada pihak terkait karena lokasi tersebut merupakan akses vital masyarakat.
“Ini jalur ke sekolah dan juga dilewati petani. Tiang listrik tidak ada pengamanannya, warga khawatir kalau hujan deras bisa roboh dan menimpa warga,” tegasnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Hj. Sumai atau yang akrab disapa Bunda Sumai, langsung bergerak cepat. Saat dikonfirmasi, ia mengaku langsung menghubungi pihak PLN melalui sambungan telepon agar segera melakukan survei dan perbaikan di lokasi.
“Saya sudah sampaikan langsung ke PLN agar segera ditindaklanjuti demi keselamatan warga,” ujarnya singkat.
Tak hanya di Desa Sempol, Bunda Sumai juga mengaku menerima keluhan serupa dari warga wilayah lain, termasuk di daerah Banduroto, yang mengalami kondisi tiang listrik hampir roboh.
“Petugas PLN seharusnya sudah memahami kondisi di lapangan. Tidak harus menunggu aduan warga, pelayanan harus cepat demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Respons cepat Bunda Sumai ini dinilai mencerminkan komitmen Fraksi PDI Perjuangan dalam mengawal dan menindaklanjuti persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di daerah pemilihannya.
Diketahui, Hj. Sumai sebelumnya juga menerima penghargaan sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang terbaik kategori peduli kesehatan masyarakat. Selain itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang serta Bendahara PDI Perjuangan Kabupaten Malang.
Langkah cepat dan kepeduliannya tersebut mendapat respons positif dan apresiasi dari masyarakat, yang berharap permasalahan tiang listrik berbahaya tersebut segera ditangani demi keselamatan bersama.
![]()









