Bandung Barat, (Tabloidpilarpost.com)- Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap 1 Mei adalah momen penting bagi pekerja di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tanggal ini mengingatkan kita pada perjuangan para buruh di masa lalu untuk hak-hak yang lebih baik.
Sejarah Hari Buruh dimulai pada abad ke-19 di Amerika Serikat, ketika buruh menghadapi kondisi kerja yang keras. Pada tanggal 1 Mei 1886, lebih dari 200.000 buruh di Amerika Serikat turun ke jalan memprotes kondisi kerja yang tidak manusiawi, memperjuangkan pengurangan jam kerja menjadi delapan jam sehari.

Di Indonesia, peringatan Hari Buruh dimulai pada masa penjajahan Belanda. Pada tahun 1920, buruh Indonesia menggelar unjuk rasa pada tanggal 1 Mei untuk menuntut hak yang lebih baik dari pemerintah kolonial.
Pada peringatan Mayday 2024 di Bandung Barat, semangat perjuangan para pekerja ditekankan melalui berbagai kegiatan. Salah satunya adalah turnamen badminton antar pekerja dengan tema “Piala Jacob Nuwa Wea”.
Kiki menjelaskan bahwa, Tema ini dipilih untuk menghormati Almarhum Jacob Nuwa Wea, seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
“Hari ini, dalam semangat peringatan Mei Day 2024, Bandung Barat bersinar dengan semangat olahraga dan penghargaan pada seorang pahlawan nasional, Jacob Nuwa Wea. Dalam sebuah turnamen bulu tangkis yang berlangsung selama dua hari, tim-tim bulu tangkis terbaik dari wilayah ini bersaing dalam “Piala Jakob Nawa Wea”, ucap Kiki Permana Saputra Ketua K-SPSI KBB saat di wawancarai awak media di GOR Badminton De’sangke Tanimulya, Sabtu, (04/05/2024).
Sebagai tokoh nasional dan mantan menteri tenaga kerja yang terkenal, Jacob Nuwa Wea dikenang sebagai pejuang buruh yang gigih.
Tambah Kiki, “Turnamen ini, diikuti oleh 32 tim, bertujuan untuk memperingati warisan dan dedikasi beliau terhadap kaum buruh. Final turnamen yang sangat dinanti-nantikan dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu malam mendatang di GOR Kotabaru Parahyangan”.
Dengan energi positif dan semangat perjuangan, Piala Jacob Nuwa Wea menjadi momen yang tepat untuk menggabungkan olahraga, warisan sejarah, dan aspirasi modern yang mencerahkan peringatan Mei Day di Bandung Barat.***RED
![]()









