Bandung Barat, (Tabloidpilarpost.com)- Semangat peringatan Mei Day di Bandung Barat menggema dengan sorotan pada olahraga dan penghargaan yang luar biasa pada seorang pahlawan nasional, Jakob Nawa Wea.
Dalam sebuah turnamen bulu tangkis yang berlangsung selama dua hari, tim-tim bulu tangkis terbaik dari wilayah ini bersaing dalam “Piala Jacob Nuwa Wea” di GOR Kotabaru Parahyangan.
Jacob Nuwa Wea, dikenal sebagai pejuang buruh yang berdedikasi dan mantan menteri tenaga kerja terkemuka, dihormati dalam turnamen ini sebagai tokoh yang menginspirasi. Turnamen yang diikuti oleh 32 tim bertujuan untuk mengenang warisan dan dedikasi beliau terhadap kaum buruh.
Puncak acara, final turnamen yang dinanti-nantikan, direncanakan berlangsung pada Rabu malam mendatang di GOR Kotabaru Parahyangan.
Kiki Permana Saputra, Ketua K-SPSI KBB menyatakan kebanggaannya atas kontribusi luar biasa Jacob Nuwa Wea terhadap kaum buruh.
“Saya turut bangga atas jasa-jasa beliau, sebagai salah satu arsitek UUD 13 tahun 2003,” ujarnya. Sabtu, (04/05/2024).

Ia menambahkan, “UUD ini sangat penting bagi kaum buruh dan pekerja, menjadi harapan besar bagi keadilan dan hak-hak mereka.”
Sementara aksi di lapangan berlangsung, semangat perlawanan terhadap UU Cipta Kerja tetap berkobar. Para peserta dan penonton aktif mengekspresikan penolakan terhadap beberapa aspek dari UU tersebut, serta mendesak pemerintah untuk merevisi klaster tertentu dalam UUD omnibus.
“Yang mana UUD 13 tahun 2003 tersebut dipandang dan dirasakan oleh kami (kaum buruh) UUD yang paling dinanti dan yang paling diharapkan oleh kaum buruh/para pekerja. Mei day 2024 ini kami menyuarakan tetap menolak UU cipta kerja sekaligus meminta kepada pemerintah agar mengeluarkan UUD cipta kerja klaster UUD cipta kerja dari UUD omnibuslau,” ucap Kiki.
Dengan kehadiran energi positif dan semangat perjuangan, Piala Jacob Nuwa Wea menjadi momen yang menggabungkan olahraga, sejarah, dan aspirasi modern, mencerahkan peringatan Mei Day di Bandung Barat.
***Red.
![]()








