
Lombok Barat, NTB – (Tabloidpilarpost.com)
Sebanyak 200 orang siswa MAN Lombok Barat yang didampingi beberapa guru yang termasuk dalam tim fasilitator P5P2RA melakukan kunjungan eduwisata ke Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Senin, 12 Februari 2024.
Kunjungan ini disambut baik oleh Kepala Sub Bidang Eduwisata Brida NTB, Nurnianingsih, S.E., bersama tim. Para siswa yang mengikuti kunjungan eduwisata juga tampak bersemangat saat pertama datang.
Acara ini diawali dengan kata-kata penerimaan oleh Kepala Sub Bidang Eduwisata Brida NTB Nurnianingsih, S.E. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa ada 2 spot eduwisata yang disiapkan bersama tim, yang pertama pengenalan mesin pencacah sampah dan pengolahannya menjadi bahan bakar dan kedua Block Solution, pengolahan sampah menjadi bata, batako atau paving block.

Sementara itu, perwakilan dari MAN Lombok Barat, yang disampaikan oleh waka Kurikulum, Agus Setiyono, SE. MM beliau menyampaikan terima kasih atas penerimaan pihak Brida NTB yang begitu hangat dan penuh keakraban.
“Kami sampaikan terima kasih atas penerimaan pihak Brida NTB yang sangat luar biasa penuh dengan keakraban dan kekeluargaan. Kami berharap ke depan, BRIDA NTB membuka pintu lebar-lebar bagi MAN Lobar untuk bisa kami jadikan mitra, terutama dalam pelaksanaan P5P2RA di madrasah,” tandas Agus Setiyono.
Setelah pembukaan, para siswa langsung diajak menjelajah kawasan Brida NTB, yang dimulai dengan demonstrasi mesin cacah dan penepung sampah. Mereka sangat antusias mengikuti, mendengar, serta mencatat penjelasan yang disampaikan oleh kakak pemandu dari Brida NTB, selama berjalannya acara.
Penjelajahan dilanjutkan ke spot pengolahan sampah menjadi bata, batako, atau paving block.
Dengan mengunjungi dan menjelajahi kawasan Brida NTB, ungkap Ir. Muhammad Ridwan, para siswa dari MAN Lombok Barat diharapkan dapat mengikuti pelaksanaan P5P2RA di madrasah dengan baik dan merasakan bahwa inovasi sangatlah dibutuhkan.
“Diharapkan setelah kunjungan ini akan ada pengalaman baru yang dibawa pulang oleh seluruh siswa dalam memantapkan pelaksanaan P5P2RA yang diikuti madrasah, bahkan diharapkan tercipta generasi muda yang punya karakteristik kreatif, ekspresif, dan selalu memiliki ide-ide segar yang dapat menjadi gudang inovasi,” harapnya.
(s)
![]()









