Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) – Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (13/10/2026).
Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pengembangan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat keterkaitan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tafsir, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Perguruan tinggi yang disebut terlibat dalam kolaborasi tersebut meliputi Universitas Handayani Makassar, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar, Program Pascasarjana STIE AMKOP Makassar, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, Politeknik ATI Makassar, serta STIKES Panrita Bulukumba.
Dalam sambutannya, Bupati M. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi atas komitmen untuk membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat terus diperpanjang dan dikembangkan melalui program-program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat dan diperpanjang, tidak sampai di sini saja, tetapi terus berlanjut, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri,” ujar Bupati.
Menurutnya, pengembangan SDM perlu diarahkan pada peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja. Dengan demikian, kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan kompetensi yang dibutuhkan dunia industri.
Bupati juga menyoroti peran Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AKOM) dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.
Ia berharap pengembangan pendidikan vokasi dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal sehingga memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia industri.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dinilai penting untuk menyelaraskan program pembelajaran, pengembangan keterampilan, dan kebutuhan tenaga kerja.
Melalui pendekatan tersebut, pengembangan SDM diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan kerja sama perlu diikuti langkah konkret dari setiap OPD terkait. Karena itu, ia menyatakan akan mengevaluasi tindak lanjut dari kesepakatan yang telah ditandatangani.
“Saya akan mengevaluasi setiap OPD terkait bagaimana tindak lanjut dari kerja sama yang kita laksanakan pada hari ini, tanggal 13 Oktober 2026. Kita berharap kerja sama ini menjadi kerja sama jangka panjang yang dapat terus dikembangkan. Tentunya, apa yang bisa kita kolaborasikan bersama hari ini bisa juga dirasakan dampaknya oleh masyarakat dalam mengembangkan sumber daya manusia,” kata Bupati.
Evaluasi tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa kerja sama tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi program yang terukur dan berkelanjutan.
Penandatanganan PKS ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bantaeng membangun kemitraan dengan dunia pendidikan untuk mendukung peningkatan kualitas SDM.
Ke depan, keberhasilan kolaborasi tersebut akan bergantung pada pelaksanaan program, kejelasan target, serta keterlibatan aktif pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, Pemkab Bantaeng berharap pengembangan kompetensi masyarakat dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pembangunan dan dunia kerja.
![]()









