Bantaeng, (tabloidpilarpost.com) – Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AK-Manufaktur Bantaeng) terus mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama UMKM Cipta Visual Prima dengan mengangkat tema “Peningkatan Keandalan Sistem Transmisi Televisi Kabel melalui Optimalisasi Rangkaian Catu Daya.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 29 September 2026, bertempat di lokasi UMKM Cipta Visual Prima.
Pelaksanaan secara langsung di lokasi mitra memungkinkan tim PKM melihat kondisi sistem yang digunakan sekaligus memberikan pendampingan berdasarkan permasalahan teknis yang dihadapi dalam operasional usaha.
Dalam sistem transmisi televisi kabel, catu daya menjadi salah satu komponen penting karena berfungsi menyediakan pasokan listrik bagi perangkat yang bekerja secara terus-menerus.
Gangguan pada sistem catu daya dapat berdampak terhadap kinerja perangkat hingga kontinuitas layanan kepada pelanggan.
Melalui kegiatan tersebut, tim PKM melakukan identifikasi kondisi rangkaian, optimalisasi sistem catu daya serta pendampingan pemeliharaan.
Mitra juga diberikan pemahaman mengenai pemeriksaan sistem dan langkah awal yang dapat dilakukan ketika terjadi gangguan.
Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan teknis yang ada, tetapi juga meningkatkan kemampuan mitra dalam melakukan pemeliharaan secara mandiri.
Ketua tim PKM, Tino Suhaebri, S.ST., M.T., Dosen Program Studi Teknik Listrik dan Instalasi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk penerapan kompetensi dosen untuk membantu menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
“Melalui kegiatan PKM ini, kami berupaya menerapkan kompetensi yang dimiliki dosen untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra. Selain melakukan optimalisasi rangkaian catu daya, kami juga memberikan pendampingan agar mitra semakin memahami pemeliharaan sistem dan penanganan awal apabila terjadi gangguan,” ujar Tino.
Tim PKM tersebut diketuai Tino Suhaebri, S.ST., M.T., dengan anggota Dr. H. Hasbullah Panggabean, M.T., Dosen Teknik Perawatan Mesin; Asma Ainuddin, S.Kom., M.T., Dosen Program Studi Teknik Listrik dan Instalasi; serta Mega Fia Lestari, M.Sc. dan Suhartini, M.Si., keduanya Dosen Program Studi Analisis Kimia.
Pemilik UMKM Cipta Visual Prima, Andi Saputra Efendi, menyambut baik kegiatan pendampingan tersebut.
Menurutnya, materi dan pendampingan yang diberikan berkaitan langsung dengan kebutuhan teknis dalam pengoperasian layanan televisi kabel.
“Kami sangat mengapresiasi pendampingan dari tim AK-Manufaktur Bantaeng. Kegiatan ini membantu kami memahami sistem catu daya dengan lebih baik, termasuk bagaimana melakukan pemeriksaan dan mengantisipasi gangguan yang dapat memengaruhi layanan kepada pelanggan,” ungkap Andi.
Ia berharap pendampingan semacam itu dapat terus dikembangkan sehingga pelaku UMKM memperoleh akses terhadap pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Melalui kegiatan PKM tersebut, AK-Manufaktur Bantaeng berharap kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dan pelaku UMKM dapat terus diperkuat.
Kolaborasi tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk menerapkan kompetensi akademik, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pendampingan teknis sesuai kebutuhan di lapangan.
Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kapasitas, keandalan operasional dan keberlanjutan usaha mitra.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana pendidikan vokasi dapat hadir secara langsung di tengah masyarakat dengan membawa kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.









