Malang, (tabloidpilarpost.com) – Kemegahan kreasi budaya Nusantara siap menghentak wilayah selatan Kabupaten Malang. Pemerintah Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, terus mematangkan persiapan ajang dua tahunan bergengsi Gedangan Culture Carnival (GCC) 2026.
Event budaya tersebut dipastikan akan menyedot perhatian masyarakat melalui parade kostum megah, tarian tradisional, serta beragam atraksi seni kreatif yang spektakuler.
Menjelang pelaksanaan kegiatan, panitia telah melakukan sejumlah persiapan teknis, termasuk cek sound yang dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) dan Sabtu (29/8/2026).
Sebanyak 25 kontingen berasal dari unsur masyarakat, mulai dari perwakilan RT, RW, institusi pendidikan, hingga komunitas pemuda. Sementara satu kontingen lainnya akan diisi langsung oleh Kepala Desa Gedangan Hendik Krisdyanto bersama jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat.
Kehadiran kontingen pemerintah desa tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam pelaksanaan karnaval tahun ini.
Hendik Krisdyanto dijadwalkan tampil dengan menaiki kereta kencana dan berada di barisan terdepan parade untuk membuka jalannya karnaval sekaligus menyapa masyarakat di sepanjang rute.
Saat pelaksanaan cek sound, kehadiran kereta kencana tersebut telah menarik perhatian warga Desa Gedangan.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus tokoh masyarakat Desa Gedangan, Slamet, mengaku bangga melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan Gedangan Culture Carnival 2026.
Menurutnya, setiap kontingen telah mempersiapkan konsep dan penampilan terbaik untuk menampilkan kekayaan budaya serta kreativitas masyarakat.
“Tahun ini ada 25 kontingen dari masyarakat yang akan unjuk gigi menampilkan kreativitas terbaiknya. Ditambah dengan satu kontingen dari jajaran pemerintahan desa, total ada 26 kelompok yang akan berparade,” ujar Slamet.
Menurut Slamet, jumlah kontingen tersebut juga mempertimbangkan manajemen waktu agar seluruh peserta dapat menampilkan pertunjukan secara maksimal dan penonton dapat menikmati setiap penampilan.
“Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh warga yang menyuguhkan tema-tema kebudayaan lokal yang kuat dan orisinal,” tambahnya.
Senada dengan panitia, Kepala Desa Gedangan Hendik Krisdyanto menegaskan bahwa keterlibatan langsung jajaran pemerintah desa merupakan bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat.
Menurutnya, pemerintah desa tidak ingin hanya menjadi penonton dalam pesta budaya tersebut.
“Kami dari pihak pemerintah desa tidak ingin hanya menonton. Saya bersama seluruh perangkat desa sepakat membentuk satu kontingen khusus untuk memimpin parade di depan 25 kontingen warga,” ungkap Hendik Krisdyanto.
Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kekompakan warga Desa Gedangan dalam menjaga dan mengembangkan kegiatan budaya.
“Kehadiran seluruh elemen ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Desa Gedangan sangat kompak. Karnaval ini bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan juga penggerak roda ekonomi kreatif bagi para pelaku UMKM dan perajin kostum lokal kami,” pungkasnya.
Gedangan Culture Carnival 2026 direncanakan mengambil rute kurang lebih 4,3 kilometer.
Parade akan dimulai dari Lapangan Gedangan dan berakhir di kawasan Pasar Gedangan.
Sepanjang rute, masyarakat diperkirakan akan memadati jalan untuk menyaksikan penampilan puluhan kontingen dengan berbagai kreasi budaya dan seni.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, pengamanan akan melibatkan unsur Linmas, Kepolisian, dan Koramil.
Ajang Gedangan Culture Carnival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta budaya masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga.
Para pedagang, pelaku UMKM, hingga perajin kostum lokal diharapkan dapat merasakan perputaran ekonomi dari meningkatnya jumlah pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Dengan perpaduan kreativitas warga, dukungan pemerintah desa, serta semangat gotong royong masyarakat, Gedangan Culture Carnival 2026 diprediksi menjadi salah satu pesta budaya yang paling dinantikan di wilayah Malang Selatan.
![]()









