Bekasi, (tabloidpilarpost.com)- Semangat membangun kemandirian pangan terus diwujudkan melalui Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Lahan Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya, Jalan Deltamas, Kampung Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/7/2026).
Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Harian Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono, S.I.K., M.M., unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat. Sekitar 55 peserta mengikuti panen raya yang berlangsung penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono menegaskan bahwa keberhasilan panen merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.
“Panen raya ini menjadi bukti bahwa ketika seluruh elemen bergerak bersama, hasil yang dicapai akan memberikan manfaat yang luas. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sekitar 4 hektare lahan jagung telah memasuki masa panen, sementara sekitar 50 hektare lainnya akan dipanen secara bertahap sesuai tingkat kematangan tanaman. Skema panen bertahap tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan produksi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi para petani.
Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif melalui program ketahanan pangan tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, memperkuat kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Bekasi.
Usai panen simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan dialog antara pemerintah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan para peserta. Diskusi tersebut membahas strategi peningkatan produktivitas lahan, penguatan pendampingan kepada petani, hingga upaya membangun sistem pertanian yang modern, mandiri, dan berdaya saing.
Sementara itu, Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, S.H., M.H. menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Kami ingin memastikan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berjalan dengan baik sehingga program ketahanan pangan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketika seluruh unsur saling mendukung, ketahanan pangan akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat,” tegasnya.
Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan membangun ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, petani, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi yang terus diperkuat, Kabupaten Bekasi diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan lahan produktif yang berkelanjutan.









