Malang, (tabloidpilarpost.com) – Pemerintah Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggelar Tradisi Bersih Desa Sidodadi ke-151 pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Sidodadi tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur.
Tradisi tahunan ini menjadi momentum bagi warga untuk memohon keselamatan, ketenteraman, keberkahan, serta dijauhkan dari segala mara bahaya bagi seluruh masyarakat Desa Sidodadi.
Sebelum puncak acara digelar, warga terlebih dahulu melaksanakan kerja bakti massal selama beberapa hari terakhir. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan lingkungan desa, fasilitas umum, serta makam para leluhur dan babat alas sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah desa.
Keunikan Bersih Desa Sidodadi tahun ini terlihat dari pelaksanaan doa lintas agama. Sebagai desa yang dikenal sebagai kampung moderasi beragama, rangkaian doa diawali oleh umat Hindu, dilanjutkan doa umat Kristiani, kemudian doa bersama seluruh umat beragama. Setelah itu dilakukan pembacaan sejarah desa serta doa keselamatan yang diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dalam tradisi tersebut melalui penyerahan santunan kepada anak yatim. Sementara doa yang dipimpin umat Islam dilaksanakan setelah salat Zuhur di lokasi yang sama.
Kepala Desa Sidodadi, Soelan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan Bersih Desa ke-151.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga masyarakat. Atas nama pemerintah desa, kami juga memohon maaf apabila dalam menjalankan amanah masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki. Namun kita patut bersyukur karena infrastruktur desa semakin baik dan masyarakat tetap guyub rukun. Semoga Bersih Desa Sidodadi membawa keberkahan dan keselamatan bagi kita semua,” ujarnya.
Ketua BPD Desa Sidodadi turut memberikan apresiasi atas perkembangan desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Soelan.
“Kami melihat perubahan yang positif. Wajah kampung moderasi beragama ini semakin maju, sementara kerukunan antarumat tetap terjaga dengan baik,” katanya.
Usai rangkaian doa dan santunan, acara dilanjutkan dengan pagelaran seni budaya yang dipusatkan di Lapangan Desa Sidodadi. Pentas seni dan hiburan rakyat tersebut disambut antusias oleh masyarakat sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, Bersih Desa Sidodadi ke-151 berjalan lancar, aman, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat serta Pemerintah Desa Sidodadi.
Tradisi ini tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kerukunan, gotong royong, dan moderasi beragama yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Sidodadi dari generasi ke generasi.









