Malang, (tabloidpilarpost.com) – Pemerintah Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, sukses menggelar puncak peringatan Tradisi Bersih Desa dan Sedekah Bumi pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Bulan Suro ini berlangsung khidmat, meriah, dan dipadati ribuan warga yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Tradisi tahunan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi sekaligus doa bersama memohon keselamatan, keberkahan, ketenteraman, dan kemakmuran bagi seluruh warga Desa Sindurejo.
Acara dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sudarman, S.Pd., M.M., Kepala Desa Sindurejo Misnan, S.Pd., Babinsa Desa Sindurejo Serka Eko Suyono, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Prosesi diawali dengan doa bersama di Balai Desa Sindurejo, dilanjutkan Kirab Tumpeng menuju Punden Desa atau Makam Nyai Pandansari, yang dipercaya sebagai sesepuh Desa Sindurejo. Rombongan peserta kirab menempuh perjalanan sekitar dua kilometer sambil membawa gunungan hasil bumi yang menjadi simbol rasa syukur dan semangat gotong royong masyarakat.
Setibanya di lokasi punden, seluruh peserta mengikuti doa bersama memohon keselamatan dan keberkahan bagi desa. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembagian serta perebutan gunungan hasil bumi yang disambut antusias masyarakat.
Gunungan yang berisi aneka sayuran, buah-buahan, dan hasil pertanian menjadi simbol kemakmuran sekaligus harapan agar hasil panen masyarakat semakin melimpah pada masa mendatang.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sudarman, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Desa Sindurejo dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya yang diwariskan para leluhur.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Desa Sindurejo yang terus melestarikan budaya dan semangat gotong royong. Semoga seluruh masyarakat Desa Sindurejo senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta kehidupan yang semakin sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sindurejo Misnan, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah menjaga tradisi Bersih Desa secara turun-temurun.
“Tradisi Bersih Desa bukan hanya warisan budaya, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang diberikan,” ungkapnya.
Ia berharap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya yang terkandung dalam tradisi tersebut terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan begitu terasa. Ribuan warga tampak antusias mengikuti setiap prosesi, mulai dari kirab budaya, doa bersama, hingga perebutan gunungan hasil bumi yang menjadi puncak acara.
Tradisi Bersih Desa dan Sedekah Bumi di Desa Sindurejo bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan masyarakat dalam menjaga adat istiadat, mempererat silaturahmi, serta mempertahankan identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.









