Malang, (tabloidpilarpost.com) – Anggota DPRD Kabupaten Malang masa jabatan 2024–2029, Hj. Suma’i, menggelar kegiatan reses masa persidangan kedua tahun kedua sebagai upaya menjaring aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di kediamannya di Jalan Raya Dusun Bandarangin, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (31/03/2026) hingga Rabu (01/04/2026).
Dalam pelaksanaannya, reses dihadiri ratusan warga dari berbagai desa. Pada Selasa (31/03/2026) sekitar 100 warga hadir, sementara pada Rabu (01/04/2026) kegiatan dibagi dalam dua sesi, masing-masing diikuti sekitar 100 warga dari empat desa berbeda.
Hj. Suma’i yang merupakan anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan dan dikenal dengan sebutan “Srikandi Banteng” atau “Bunda” oleh masyarakat, telah terpilih selama empat periode di Daerah Pemilihan (Dapil) III.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Muspika Pagak, di antaranya Camat Pagak Drs. Sugeng Hari Susanta, MM, Danramil Pagak Kapten Inf. Yuyud Hadi Purnomo, Kapolsek Pagak AKP Surdianto, S.H., Kepala Desa Sumberejo Amsori, serta masyarakat undangan.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Sumberejo memaparkan sejumlah program pembangunan desa dan sekitarnya. Danramil Pagak turut menyampaikan program ketahanan dan pembangunan, termasuk rencana pembangunan Jembatan Garuda di Kalisaman berupa jembatan gantung serta program Sergap.
Sementara itu, Kapolsek Pagak menyampaikan adanya bantuan dari Kapolres Malang berupa pompa air bersih untuk masyarakat.
Dalam sambutannya, Hj. Suma’i mengucapkan terima kasih atas kehadiran masyarakat dalam kegiatan reses tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada sesi Rabu siang, warga yang hadir berasal dari Desa Sumberejo, Pagak, Tlogosari, dan Gampingan, sedangkan sesi sore dihadiri warga dari Desa Sumberkerto, Sumakul, Pandanrejo, dan Sempol.
Ia juga menyoroti kondisi anggaran Kabupaten Malang yang mengalami pemangkasan hingga sekitar Rp664 miliar. Meski demikian, setiap anggota DPRD tetap memiliki alokasi pokok pikiran (pokir) sebesar Rp2 miliar, yang terdiri dari Rp600 juta untuk non-infrastruktur dan Rp1,4 miliar untuk infrastruktur.
“Pada reses kali ini kami didampingi Kapolsek dan Danramil. Kebersamaan ini penting karena masing-masing memiliki program untuk masyarakat,” ungkapnya.
Hj. Suma’i menegaskan bahwa kegiatan reses harus tetap dilaksanakan dan tidak boleh dikurangi, mengingat program-program yang telah direncanakan sangat dinantikan oleh masyarakat, terutama di tengah adanya pengurangan anggaran di tingkat desa.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari warga. Selain menghadiri acara, masyarakat juga активно menyampaikan berbagai usulan dan aspirasi kepada Hj. Suma’i yang merupakan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDIP.









