Pagelaran,(tabloidpilarpost.com),-Forum Grup Diskusi (FGD) mengenai Optimalisasi Peran Pemerintah Desa dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan (Asminduk) pemerintah Kecamatan Pagelaran bersama 4 anggota DPRD Kabupaten Malang yaitu Sugianto Anggota Komisi 1,,Abdul Ghofur Komisi 1 , Khoirun,SE Komisi Golkar dan Nur Mutiah Faridah Komisi 4.dilaksanakan pada hari Rabu (28/01/2026) Pukul 09.00 WIB sampai selesai bertempat di Pendopo Agung Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang Jawa Timur.
Dalam acara FGD di hadiri juga oleh Camat Pagelaran Bambang Priambodo ,SP,MM dan Kadis Pendudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang Harry Setia Budi ,S.STP MSi ,Sekdes Se-kecamatan Pagelaran dan operator desa
Pemaparan materi di pandu langsung oleh Camat Pagelaran Bambang Priambodo SP, MM sebagai moderator FGD menjelaskan pelayanan Adminduk sementara ini berjalan lancar .
Sugianto Anggota Komisi 1 menerangkan ,” terkait pelayanan Asminduk berjalan lancar ajan tetapi ada sedikit kendala terkait tinta karena persoalan anggaran tidak mencukupi hal ini tidak lepas efisiensi karena Kabupaten Malang TKD terjadi pengurangan 640 milyar dan diharapkan pelayanan secara elektronik lebih efisien tetapi tidak mengurangi pelayanan kepada masyarakat.
Hj.Nur Mutiah Faridah ,M.Pd menjelaskan Operator dan sekdes merupakan pilar utama Adminduk dan kami sampaikan mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang efektif dan efisien di tingkat desa adalah kunci pembangunan yang inklusif dan ymerata .dan banyak tantangan dalam pelaksanaan Adminduk Di Desa. .
Adapun faktor kendala adalah keterbatasan SDM yang terlatih dan mumpuni,geografis yang sulit terjangkau dan infrastruktur belum merata dan rusak,kurangnya kesadaran masyarakat,birokrasi yang rumit.
Khoiron ,S.E Fraksi Golkar”,Pentingnya dokumen administrasi kependudukan dalam tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat dan ADD tidak ada pengurangan sedangkan DD ada pengurangan untuk program KDMP dan MBG .
Abdul Ghofur Komisi 1 saat sebagai narasumber mengatakan ,”Pelayanan Asminduk sebenarnya sudah maksimal tetapi tetap perlu evaluasi agar lebih baik lagi meski adanya keterbatasan anggaran.
Kadis Pendudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang Harry Setia Budi,S.STP M.Si menjelaskan saat ini kita Disdukcapil agar bagaimna layanan Adminduk dekat dengan masyarakat sehingga yang kita dorong di desa nomer 1 kenapa layanan di desa karena masyarakat kita itu cenderung minta dilayani dan tidak semua paham IT dan tidak semuanya paham adminitrasi sehingga perlu di bantu desa .
Dari 390 desa / kelurahan sekarang tinggal 1 desa Kasembon yang belum dari 390 desa per Desember kemarin 800 sampai 1.000 dalam 1 hari lewat desa / kelurahan kalau di rata rata .
Pelayanan administrasi melalui HP (smartphone) kini semakin terintegrasi dan memudahkan masyarakat. Secara umum, caranya adalah dengan mengunduh aplikasi resmi pemerintah, melakukan registrasi, dan menggunakan layanan yang tersedia.
Berikut adalah beberapa metode pelayanan administrasi via HP berdasarkan layanan yang umum digunakan di Indonesia:
1. Administrasi Kependudukan (Dukcapil) – IKD
Identitas Kependudukan Digital (IKD): Unduh aplikasi “Identitas Kependudukan Digital” (KEMENDAGRI) di Play Store atau App Store.
Aktivasi: Buka aplikasi, masukkan NIK, email, dan nomor HP, lalu lakukan verifikasi wajah (face recognition).
Layanan: Setelah aktif, Anda dapat mengecek KK, KTP, dan dokumen kependudukan lainnya langsung dari menu “Dokumen” di HP.
WhatsApp/Website: Beberapa daerah menyediakan layanan pengurusan KK/KTP melalui WhatsApp (PANDAWA) atau situs Dukcapil setempat.(Surya)









