Malang, (tabloidpilarpost.com)-Proses pembangunan Jembatan Balong di Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang telah rampung, menjadi momen syukur tasyakuran pada hari Senin (29/12/2025)di Mulai Pukul 09.30 WIB sampai selesai yang menandai momen berakhirnya kesulitan warga,dan bisa menghubungkan kembali dua desa (Sumberejo-Rejoyoso) yang terpisah pasca banjir .
Acara tasyakuran secara sederhana di hadiri oleh Muspika Bantur Bayu Jatmiko S.STP dan Kapolsek Bantur AKP Totok Suprapto SH ,Danramil Bantur kapten Inf Haryanto diwakili Batuud Tomy dan Tomy dan Kades Rejoyoso H.Abdul Manaf dan perangkat desa Rejoyoso dan Ketua BPD ,tokoh masyarakat serta warga sekitar .
Acara di awali tawasul kemudian tahlil dan sholawat Burdah ,ujub dan doa serta di akhir pemotongan pita tanda secara resmi di buka Kades Rejoyoso di dampingi oleh Muspika Bantur serta warga masyarakat Rejoyoso untuk umum
Menurut Kades H.Abdul Manaf Kades Rejoyoso dengan telah berakhirnya pembangunan jembatan Balong rampung kami mewakili pemdes Rejoyoso dan warga semoga acara tasyakuran ini bisa membawa berkah kelancaran transportasi, ekonomi, serta semangat kebersamaan untuk membangun desa lebih maju, sebuah wujud nyata kolaborasi pemerintah dan warga demi masa depan yang lebih baik.
Camat Bantur Bayu Jatmiko S.STP menyampaikan setelah dampak bencana banjir sekitar 28/12/2024 dan akhirnya Pemkab Malang dengan pemborong yang sudah melaksanakan dan pada akhirnya pembangunan jembatan Balong Wotgalih sudah selesai dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah membayar pajak dan ini sewujud nyatanya ini uang rakyat yang dihibahkan kepada pemerintah dan digunakan sebaik baiknya dan insya Allah amanah dan kami meyakini Tahun 2026 sementara itu kan rusak dan kami mohon dan berusaha semoga terwujud,” ucapnya
Hari ini bukan hanya sekadar peresmian sebuah bangunan fisik, melainkan adalah perayaan atas harapan baru, persatuan, dan kerja keras bersama dan Jembatan ini, yang sempat rusak parah akibat terjangan banjir dahsyat pada akhir tahun 2024, kini berdiri kokoh kembali, menjadi sebagai jembatan penghubung yang tak hanya telah menghubungkan dua dusun, tetapi juga menghubungkan asa dan impian semua untuk kehidupan yang lebih baik.
Selama masa pembangunan, semua telah merasakan dampaknya.terputusnya akses, namun semangat kebersamaan tidak pernah padam akhirnya bisa menyaksikan bagaimana warga bahu-membahu,dan pemerintah desa berjuang, hingga akhirnya bantuan dari pemerintah kabupaten datang, dan kini terwujud menjadi jembatan bagus yang bisa dilihat hari ini.
Jembatan Balong ini adalah simbol kekuatan bahwa dengan kebersamaan, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Jembatan ini akan mempermudah anak-anak kita pergi sekolah, para petani membawa hasil panen, para pedagang bertransaksi, dan seluruh aktivitas ekonomi warga akan kembali menggeliat.
Oleh karena itu, dengan tasyakuran dengan rela berpanas panasan jadikan momen tasyakuran ini sebagai pengingat akan pentingnya menjaga aset bersama ini, merawatnya, serta terus mempererat tali silaturahmi. Semoga keberkahan dari pembangunan jembatan ini membawa kemakmuran, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi seluruh warga Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur.
Semua pihak yang telah berkontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung. gembira dan bahagia bersama songsong masa depan yang lebih cerah, dengan jembatan yang kokoh sebagai saksi bisu sebuah harapan baru warga yang lama terpendam jadi nyata.









