Bekasi, (tabloidpilarpost.com) — Kepala Desa Bojongsari, Mulyana Muslim, memimpin langsung kegiatan aksi bersih-bersih lingkungan yang dilaksanakan pada hari libur Natal, Kamis (25/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung serentak di seluruh wilayah Rukun Warga (RW) se-Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.
Aksi bersih lingkungan ini melibatkan unsur kelembagaan desa, mulai dari perangkat desa, Ketua RT dan RW, hingga masyarakat setempat. Kegiatan difokuskan pada pembersihan saluran air, bahu jalan, serta lingkungan permukiman warga guna mengantisipasi potensi banjir di musim hujan.
Kepala Desa Bojongsari, Mulyana Muslim, mengatakan bahwa sebelum kegiatan bersih-bersih dimulai, dirinya terlebih dahulu menghadiri undangan Muspika dalam rangka perayaan Natal di Gereja GBI. Usai kegiatan tersebut, ia bersama perangkat desa langsung turun ke lapangan.
“Pagi tadi saya menghadiri kegiatan bersama Muspika yang diundang oleh Gereja GBI dalam rangka Natal. Setelah itu, kami langsung melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan dengan melibatkan RT dan RW,” ujar Mulyana.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kerapihan dan kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mencegah tersumbatnya saluran air yang dapat menimbulkan dampak negatif, khususnya di tengah intensitas hujan yang belakangan sering terjadi.
“Ini bagian dari upaya antisipasi menghadapi musim hujan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat menyebabkan saluran air tersumbat dan berpotensi menimbulkan genangan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bojongsari, Wawan Rukmawan, mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur pemerintahan desa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Aksi bersih-bersih ini melibatkan pemerintah desa, RT, RW, dan warga. Semangat gotong royong yang tercermin menjadi bukti kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Wawan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih proaktif menjaga kebersihan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi contoh positif bagi desa-desa lain.
“Kami berharap masyarakat terus terlibat aktif. Langkah sederhana ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi desa lainnya untuk menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan,” pungkasnya.









