Malang, (tabloidpilarpost.com) – Salah satu Tokoh hukum Malang Raya, pada hari Rabu(26/11/2025) Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., atau yang lebih dikenal sebagai Sam Tito, menorehkan prestasi yang membanggakan atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat. Pada gelaran Radar Malang Awards (RMA) 2025, Sam Tito menerima Sertifikasi dan Piala Nominasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam penegakan hukum, pelestarian budaya, serta gerakan anti narkoba.’ The Defender Of Law Culture And -Drug Excellence Award”.
Penghargaan bergengsi diselenggarakan oleh Radar Malang–Jawa Pos berlangsung di Hotel Grand Mercure, Kota Malang, dan menjadi ajang kolaborasi menghadirkan para tokoh berprestasi dari berbagai bidang yang terus berinovasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Bentuk Penghargaan tersebut merupakan bagian sebuah perjalanan prestasi dalam perjalanan panjang Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI) yang kini memasuki usia 20 tahun. Sebagai Pendiri sekaligus Presiden Direktur KHYI, Sam Tito telah menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan hukum profesional, humanis, dan berintegritas tinggi di Malang Raya .
Sam Tito selain di KHYI aktif dalam sejumlah organisasi strategis,yaitu
Ketua DPC Generasi Anti Narkoba Nasional (GANN) Malang Raya
Ketua PAKASA Malang Raya
Ketua Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI ON) DPC Malang Raya
Berbagai peran yang telah di jalani kiprah Sam Tito dinilai memberikan kontribusi signifikan dalam pemberantasan narkoba, pelestarian budaya, serta peningkatan profesionalisme advokat.
Sam Tito dalam sambutannya mengatakan :
“Saya sangat berterima kasih atas penghargaan ini. Radar Malang Awards adalah ajang inspiratif yang memberi energi baru bagi kami untuk terus berkarya dan mengabdi. Semoga penghargaan ini semakin memotivasi KHYI yang kini berusia 20 tahun, DPC GANN Malang Raya, serta organisasi yang saya pimpin lainnya untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam melayani masyarakat,” ungkapnya
Diharapkan dengan pemberian sebuah penghargaan dari Radar Malang menjadi pemicu semangat baru bagi Sam Tito dan seluruh lembaga yang ia pimpin untuk terus berkontribusi dalam membangun elemen masyarakat yang berkeadilan, berbudaya, dan bebas narkoba menuju Indonesia Emas.
![]()









