Trenggalek, (tabloidpilarpost.com) – Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek berubah tegang saat api membara memusnahkan tumpukan barang bukti rokok dan minuman beralkohol ilegal. Sebanyak 520.104 batang rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan 1.235,19 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) golongan B dan C resmi dihancurkan dalam kegiatan pemusnahan, Rabu (19/11/2025).
Barang bukti tersebut merupakan hasil operasi gabungan antara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Blitar dengan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Trenggalek. Dari aktivitas ilegal ini, negara ditaksir mengalami kerugian Rp542.245.115, sementara total nilai barang bukti yang berhasil diamankan mencapai Rp870.053.030.
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penindakan.
“Saya berterima kasih kepada Bea Cukai Blitar dan Jawa Timur, juga Satpol PP dan Kebakaran Trenggalek yang telah berhasil mengumpulkan sekian banyak barang bukti ini,” ucapnya.
Menurutnya, pemusnahan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberantas segala bentuk kegiatan ilegal.
“Ini komitmen kami di Kabupaten Trenggalek untuk memberantas apa pun yang berbau ilegal. Tidak hanya soal rokok dan minuman yang merusak, tapi seluruh aktivitas ilegal di kabupaten kita,” tegasnya.
Syah menambahkan, pemerintah daerah akan meningkatkan patroli guna mencegah peredaran barang ilegal. Ia juga mengimbau masyarakat agar hanya membeli produk rokok legal.
“Membeli rokok legal itu ibarat kata Pak Agus, salah satu kunci masuk surga, karena cukainya sudah separuh dari harga rokok itu sendiri,” candanya.
Kepala Kanwil DJBC Jawa Timur II, Agus Sudarmaji, menjelaskan bahwa wilayah Jatim II merupakan salah satu pusat produksi rokok terbesar di Indonesia.
“Jatim II ini termasuk produsen rokok terbesar ke-2. Karena itu, peredarannya pun besar, termasuk potensi munculnya rokok ilegal,” ungkapnya.
Ia menjelaskan ada dua jenis rokok ilegal yang menjadi fokus penindakan:
- Rokok dalam negeri tanpa cukai sama sekali,
- Rokok dengan cukai tidak sesuai peruntukan atau menggunakan pita cukai milik pihak lain.
Agus menegaskan bahwa DJBC akan terus meningkatkan penegakan hukum bersamaan dengan pendekatan sosio-kultural mengingat industri tembakau sangat berkaitan dengan ekonomi kerakyatan.
“Barang bukti yang kita musnahkan hari ini mencapai 520.104 batang rokok dan 1.235,19 liter minuman beralkohol. Ayo cegah peredaran rokok ilegal. Merokok pun, kalau bisa, yang legal agar memberikan manfaat bagi negara,” tandasnya.
![]()









