Banten, (tabloidpilarpost.com) – Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten bersama komunitas Ojol Lebak menggelar doa dan tahlil bersama di sekretariat Forwatu Banten untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta, 28/08/2025.
Dalam acara tersebut, Forwatu Banten bersama Ojol Lebak menyatakan sikap bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas wilayah Banten, khususnya Kabupaten Lebak. Mereka juga mengecam perilaku wakil rakyat yang dinilai tidak beretika dan jauh dari kepentingan rakyat.
Pernyataan Sikap Forwatu Banten & Ojol Lebak:
1. Menolak segala bentuk provokasi dan siap menjaga ketertiban wilayah Provinsi Banten.
2. Menolak ajakan maupun ujaran kebencian yang tidak berdasar, namun tetap kritis terhadap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat.
3. Mendesak aparat untuk menangkap pelaku anarkis dari semua pihak tanpa tebang pilih, serta diproses secara hukum.
4. Mengecam perilaku wakil rakyat yang dinilai abnormal, tidak beretika, dan tidak sejalan dengan prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Presidium Forwatu Banten, Arwan, S.Pd., M.Si., M.A.P, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.
“Kami mengajak masyarakat Banten, khususnya Ojol Lebak, untuk tetap menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah. Jangan sampai kita terprovokasi oleh narasi-narasi yang memicu anarkis,” tegas Arwan.
Arwan juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.
“Kami turut berduka cita. Semoga almarhum Affan Kurniawan husnul khotimah, ditempatkan di sisi Allah SWT yang mulia, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Agung, Korwil Ojol Lebak, menyampaikan apresiasi kepada Forwatu Banten atas kepeduliannya.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Forwatu Banten yang telah menggelar doa bersama untuk almarhum. Semoga Forwatu Banten semakin maju dan terus berkhidmat untuk masyarakat Banten,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Forwatu Banten, Aris Riswanto, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tidak terjebak dalam provokasi.
“Kami menghimbau masyarakat dan rekan-rekan Ojol di Banten untuk menahan diri. Jangan sampai masyarakat dibenturkan dengan aparat kepolisian yang menjaga keamanan. Mari kita jaga kondusifitas wilayah. Biarkan oknum-oknum anarkis maupun pelaku tindak pidana diproses secara hukum yang berlaku dengan transparan,” tutupnya.
![]()









