Malang, (tabloidpilarpost.com) – Kalau kita tarik sejarah ke belakang hidup gotong royong itu sudah ada sejak jaman nenek moyang kita ,sudah merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia baik jaman perjuangan dan masa kini ,akan tetapi tergerus perjalanan waktu karena sebuah egoisme sudah mulai luntur padahal dari gotong royong penuh kebersamaan segala permasalahan bisa terselesaikan.
Salah contoh nyata pentingnya gotong royong penuh kebersamaan sebagai wujud nyata adalah perbaikan infrastruktur warga Desa Pringgodani yang di kenal mayoritas 90 % suku Madura hidup gotong royong penuh kebersamaan sangat melekat di era Abdul Malek Kades Pringgodani ,Bantur Kabupaten Malang .
Faizal Mustofa salahsatu tokoh masyarakat Dusun Sengon dan perangkat desa (05/05) berkata,”
Warga kami yang ada di RT 16 dan RW 02 Dusun Sengon mulai Kemarin pada hari Minggu(04/05/2025).
kerja bakti bersama dengan gotong royong dan penuh kebersamaan sesuai arahan dan harapan Bapak Kades untuk merasa memiliki jalan yang ada di sini .”
“Nanti kita lanjutkan lagi perbaikan jalan tersebut agar segera bisa di pakai oleh kami ,makanya kami semua sangat antusias bersama sama perbaikan jalan desa ini yang di pakai dari dana Desa.”ucap Mustofa.
Abah Malek Kades Pringgodani juga sampaikan ,”Saya sebagai Kades ucapkan terima kasih kepada warga yang berpartisipasi aktif dalam pembangunan Desa Pringgodani dan jalan di sana pakai dana desa sesuai hasil Musdes serta berharap tetap jaga dan peliharaan budaya hidup gotong royong dan kebersamaan “.
“Saya di akhir jabatan ini biar bisa lega bila pembangunan di Desa Pringgodani terutama infrastruktur menjadi lebih baik termasuk di sektor lainnya dan apa bila ada hal permasalahan ayo kita musyawarahkan bersama,”pungkas Kades Pringgodani.
Desa Pringgodani kesatuan hidup gotong royong penuh kebersamaan perlu di apresiasi sehingga Pembangunan di pelosok desa bisa berjalan dengan lancar dan aman.









