Papua, (Tabloidpilarpost.com), Pilkada 2024 merupakan momen bagi masyarakat Indonesia untuk menentukan pemimpin di daerahnya masing-masing, untuk itu setiap warga masyarakat yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih diharapkan menyalurkan hak pilihnya di pemungutan suara pada 27 November 2024.
Untuk diketahui pilkada serentak 2024 dilaksanakan di 545 daerah meliputi 37 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota, diikuti oleh 1.556 pasangan kandidat kepala daerah diberbagai tingkatan pemerintahan, 103 paslon gubernur – wakil gubernur, 1.168 paslon bupati – wakil bupati dan 284 paslon walikota – wakil walikota se-Indonesia.
Dalam upaya memastikan proses pemungutan suara berjalan lancar, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) disetiap tempat pemungutan suara (TPS) diingatkan agar dapat menjalankan tugas dan memahami tugas masing-masing.
Drs. H. Suroto Ketua DPW LDII Papua Barat dua hari pasca mengikuti pencoblosan di TPS 012 Kampung Fanindi Dalam Manokwari menyampaikan rasa syukur karena pilkada di Papua Barat berjalan aman dan damai sebagaimana yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat bahwa situasi kamtibmas selama pilkada berjalan kondusif.
Suroto juga mengapresiasi peran para petugas KPPS, Panwas dan Petugas Pengamanan di masing-masing TPS karena tanpa kerja keras dan dedikasi yang tinggi mereka dalam pelaksanaan pilkada serentak ini tidak dapat berjalan sesuai waktu dan rencana yang telah ditetapkan, dimana pada momen pilkada 2024 ini terdapat beberapa warga LDII yang juga berperan aktif dalam pelaksanaan pilkada kemarin, termasuk sebagai ketua KPPS, anggota KPPS, Panwas dan petugas keamanan.
Berdasarkan data yang masuk di sekretariat LDII Papua Barat terdapat sejumlah petugas KPPS diantaranya di Kabupaten Teluk Bintuni di TPS 03 dan TPS 05 sebagai petugas pendaftaran, TPS 02 sebagai petugas di bagian penanda tinta Desa Banjar Ausoy, Distrik Manimeri, Kemudian di Kabupaten Kaimana sebagai Ketua KPPS, di Kabupaten Fakfak sebagai ketua KPPS di TPS 07, sedangkan di Manokwari tercatat sebagai anggota KPPS di SP 2 Desay Distrik Prafi, sebagai Ketua KPPS di TPS 001 Kampung Meiforga Distrik Masni, sebagai Pengawas di TPS 04 dan TPS 05 Distrik Manokwari Barat, serta pengawas paslon di TPS 013 Distrik Manokwari Timur.
Bertugas di TPS adalah sesuatu yang langka dan hanya berlangsung selama lima tahun sekali, sangat menyenangkan karena dapat berpartisipasi dalam pesta demokrasi dan belajar politik langsung dilapangan. Sebagai warga negara yang baik mereka siap bekerja walau sampai larut malam karena proses perhitungan yang lama, hal ini secara tidak langsung merupakan kontribusi langsung terhadap permasalahan yang dihadapi bangsa.
Selainnya itu Suroto meminta warga LDII untuk tetap tenang sabar menunggu, tidak perlu membuat pernyataan-pernyataan di sosial media atau eforia merayakan kemenangan, sembari menunggu hasil kinerja KPU sebagai lembaga pemerintah dalam mengeluarkan keputusan perhitungan suara resmi siapa yang keluar sebagai pemenang walaupun hasil quick count sudah banyak dirilis lembaga survei.
(Muslim/Ridho Tpp)









