
Lombok Timur, NTB – (Tabloidpilarpost.com)
Pada hari senin di Balai Taman Nasional Gunung Rinjani kecamatan Sembalun sedang berlangsung hering dengan forum pemuda Desa Bilok Petung. Hering tersebut adalah upaya agar pemuda pokdarwis Bilok Petung mengajukan pengamanan sekaligus kerja sama untuk membuka jalan transportasi untuk objek wisata air terjun maku sakti.
Hal itu dilakukan karena kawan pemuda menghormati keberadaan instansi negara tersebut, sehingga kawan-kawan pemuda menyimpulkan tuntutannya agar:
1. Pihak TNGR memberikan ruang waktu materi untuk mendukung upaya kerja sama ini,
2. Usut orang yang melakukan provokasi penutupan jalan pariwisata bilok petung terkhususnya menuju airterjun mangku sakti,
3. Berikan hak tiket dari TNGR terkhususnya jalan bilok petung yang dikelola langsung oleh pemuda setempat.
Tuntutan ini juga sudah disetujui oleh warga , tokoh masyarakat dan pemuda dalam bentuk petisi tanda tangan yang akan diserahkan ke pihak TNGR. Jika pihak TNGR tidak mau kerja sama maka kami juga akan terpaksa membuka jalan seperti yang di dilakukan oleh desa -desa lain,” ujar Ketua Pokdarwis Desa Bilok Petung Mas Indro.
Sementara itu, Ketua RBPM Jon Iskandar memberi pandangannya bahwa pihak TNGR juga harus secara adil melihat bagaimana upaya pihak pemuda desa seluruh kecamatan Sembalun membuka ruang ekonomi terhadap destinasi wisata terkhususnya kecamatan sembalun, jangan sampai di persulit segala administrasi dan kerja sama yang adil serta merata, sehingga tidak menimbulkan subjektif diantara kelompok muda dan masyarakat desa. Saya pikir Pihak TNGR mampu berupaya seperti itu sebagai instansi negara yang bijak,” tutupnya.
(s)
![]()









