Papua Barat,(tabloidpilarpost.com) – Disela-sela kunjungan kerja dari Kemenpora Republik Indonesia di Manokwari Papua Barat, Sabtu 25 Mei 2024 Eka Yulianto menyempatkan mengikuti konsolidasi organisasi bersama Pengprov Persinas Asad Papua Barat, Sabtu malam (25/05/2024).
Dwijo Sasono, S.Pd Ketua Pengprov Persinas Asad Papua Barat melaporkan bahwa kegiatan konsolidasi ini memang sengaja dibuat sehubungan dengan kunjungan kerja Eka Yulianto staf Kemenpora Republik Indonesia di Manokwari Papua Barat, 24-27 mei 2024
Eka Yulianto adalah atlit pencak silat yang berasal dari Perguruan Persinas Asad yang telah membawa nama harum Tanah Air Indonesia di kancah nasional dan internasional yang sekarang berkarier di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.
Selanjutnya Eka Yulianto dalam arahannya mengajak rekan-rekan pengurus dan atlit Persinas Asad Papua Barat untuk konsisten, fokus dan kusnudzonbillah (berperasangka baik) sehingga setiap usaha hasilnya bisa maksimal, Eka Yulianto berharap dari Papua Barat akan lahir atlit berprestasi walaupun ajang untuk menjadi atlit prestasi sangat minim, untuk itu apabila ada kejuaraan sebaiknya diikuti dengan latihan yang sabar dan tekun disamping juga tetap memperbanyak doa dan restu dari orang tua terutama ibu tersayang.
Dalam sesi diskusi Eka Yulianto juga berjanji akan mengusahakan cabor pencak silat masuk Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) di seluruh Indonesia khususnya di Papua Barat, dimana PPLP merupakan wadah pembibitan olahragawan pelajar yang dimulai dari usia 16 tahun, yang untuk Papua Barat diantaranya diisi oleh cabor tinju, atletik, dan panahan.
Eka Yulianto menambahkan bahwa untuk bisa konsisten disamping doa dan latihan yang rutin juga didukung dengan ibadah-ibadah yang mendukung kebugaran tubuh diantaranya rutin melaksanakan ibadah puasa Nabi Daud sebagai amalan andalan dan ikhtiar untuk memohon kekuatan dari Allah SWT karena sejatinya bukan karena kita yang hebat namun semua adalah pemberian dan karunia dari Allah SWT.
Selain itu agar tidak jatuh mental dengan musuh kita tidak boleh gugup, merasa minder atau rendah diri, karena kalau kita sudah menganggap lawan lebih besar dari kita berarti kita akan kalah imbuh Eka Yulianto di sesi penutupan.
Muslimin/Ridho Tpp
![]()









