Bandung Barat, (Tabloidpilarpost.com) – Dalam upaya mendukung visi Pendidikan Indonesia melalui konsep merdeka belajar, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat mengumumkan pelaksanaan Gerakan Sekolah Sehat (GSS). Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan sekolah dan kesehatan peserta didik secara holistik, serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Senin, (14/03/2024).
Berdasarkan surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, GSS diinisiasi dengan merujuk pada berbagai regulasi dan kebijakan terkait, seperti Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Peraturan Menteri Kesehatan terkait pedoman perilaku hidup bersih dan sehat.
Salah satu aspek utama dari GSS adalah peningkatan pemahaman dan praktik terkait kesehatan, termasuk gizi, kebugaran fisik, imunisasi, kesehatan jiwa, dan lingkungan. Melalui serangkaian kegiatan yang dirancang, seperti pembiasaan minum air putih yang cukup, senam rutin, dan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan di sekolah, GSS bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan sehat bagi seluruh peserta didik.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperhatikan aspek kesehatan secara menyeluruh. Melalui Gerakan Sekolah Sehat, kami berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan optimal peserta didik,” ujar Asep Dendih Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat.
Selain itu, untuk memastikan keberhasilan implementasi GSS, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat juga menyediakan akses ke berbagai regulasi, modul, dan sumber belajar melalui laman resmi Kemendikbudristek. Layanan daring ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan bagi seluruh stakeholder pendidikan.
“Itulah paya yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat dalam mewujudkan Gerakan Sekolah Sehat sebagai bagian integral dari transformasi pendidikan menuju masa depan yang lebih baik,” tuturnya (RED)









