Muara Enim, (tabloidpilarpost.com) – Tim Buser Rajawali Sat Reskrim Polres Muara Enim bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku pencurian mobil kurang dari 12 jam setelah kejadian yang sempat viral di masyarakat dan media sosial.
Peristiwa pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Desa Muara Lawai. Korban baru saja tiba di rumah setelah membeli mobil jenis Toyota Innova Reborn warna hitam dengan nomor polisi B 1851 VZD dari Lampung.
Saat hendak beristirahat, korban mendengar suara mesin mobil menyala. Ia kemudian melihat mobilnya telah bergerak mundur keluar rumah. Korban sempat melakukan pengejaran dan melihat kendaraan tersebut melaju tidak stabil di jalan perumahan. Menyadari mobilnya dicuri, korban segera menghubungi saudaranya yang merupakan anggota Polri, yang kemudian meneruskan laporan ke Tim Buser Polres Muara Enim.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Muhamad Andrian, S.Tr.K., M.Si., menyampaikan bahwa tim langsung melakukan pengejaran bersama korban. Dalam proses tersebut, mobil korban ditemukan dalam kondisi tercebur ke sungai di wilayah Desa Muara Gula Baru.
“Berdasarkan keterangan warga sekitar, pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan travel. Tim kemudian berkoordinasi dengan Polsek Rambang Dangku untuk melakukan penyetopan,” ungkapnya.
Hasilnya, pelaku berhasil diamankan saat berada di depan Polsek Rambang Dangku ketika menumpang kendaraan travel jenis Toyota Rush. Pelaku diketahui bernama Hadis Apri Yogi (46), seorang wiraswasta yang merupakan mantan anggota Polri di Polda Bangka Belitung dengan pangkat terakhir Bharatu dan telah dipecat pada tahun 2004 karena kasus desersi.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Toyota Innova Reborn warna hitam dengan nomor polisi B 1851 VZD, satu unit handphone milik tersangka, serta STNK mobil yang diduga palsu.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mendalami kemungkinan adanya jaringan atau sindikat pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, petugas juga tengah melakukan evakuasi kendaraan yang tercebur ke sungai serta pencarian barang bukti lainnya.
“Keberhasilan ini merupakan bentuk respons cepat anggota di lapangan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat,” tutupnya.









