Malang, (tabloidpilarpost.com), Terkait plengsengan jalan Bantur Timur Desa Bantur Kecamatan Bantur Kabupaten Malang ambrol terdampak curah hujan yang cukup tinggi dan pihak DPUBM Kabupaten Malang di anggap lambat berita pada hari Senin (15/09/2025) .
Saatnya di tanya kepada Kades Bantur Kades Nanang Kosim Bantur berharap ya semoga lekas di tangani karena memang intensitas hujan tinggi dan harapannya segera ditangani pak
Pihak DPUBM Kabupaten Malang memberi klarifikasi terkait hal tersebut Kadis DPUBM Kabupaten Malang lewat Camat Bantur Bayu Jatmiko,S.STP menyampaikan,”ijin bapak sudah masuk penanganan sekarang, info dari MPU yang longsor itu setelah di gali sama rekanan dan rekanannya masih menunggu alat berat memang pekerjaan kita saat ini. Jadi dulu ada longsor yang ditangani sementara oleh UPT (cerucuk dan sandbag) saat ini mulai menggali stross.. memang ada longsor longsornya waktu penggalian tetapi tidak merubah volume pekerjaan..info konsultan dilapangan sudah ada pita pengamanan dan sudah ada papan peringatan.. penggalian memang dilaksanakan manual karena kesulitan alasan berat turun.

Camat Bantur Bayu Jatmiko,S.STP pada hari Selasa (16/09/2025) datang ke lokasi memastikan bahwa proyek pembangunan Plengsengan jalan Bantur Timur berjalan sesuai yang di harapkan .
Usai melihat proses pembangunan dari dekat di temani oleh pelaksana proyek CV Cahya Adi Jaya dan Bayu Jatmiko,S.STP mengatakan ini merupakan wujud perhatian dari Kabupaten Malang terkait dengan rentetan Force Majeure tanggal 28/11/2024 dan pelaksana ini melaksanakan 3 titik yaitu kedua di Pringgodani dan 1 di Bantur timur dan proyek ini ada perlakuan khusus karena konstruksi dengan beton dan terima kasih atas keseriusan pemerintah dan seluruhnya masyarakat yang telah membayar pajak artinya uang ini dari masyarakat dan kami memastikan mengontrol dan mengawasi pelaksana bisa bekerja dengan aturan .
Sementara pelaksana proyek menyampaikan ada kendala kemarin mau kita cor terus ada kendala dan untuk di sini rencana pakai beton murni dan mungkin estimasi Minggu 1 bulan depan,” ungkap Hari.
Sampai berita ini dirilis pengerjaannya terus di lakukan dan berharap tidak ada kendala cuaca.
![]()









