Jawa Barat,(tabloidpilarpost.com) – Fenomena alam langka berupa Gerhana Bulan Total menghiasi langit Indonesia pada Senin dini hari, 8 September 2025. Peristiwa ini dapat disaksikan secara jelas di berbagai daerah, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, selama hampir dua jam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gerhana dimulai sekitar pukul 00.30 WIB, mencapai puncaknya pada pukul 01.11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 02.56 WIB. Pada fase puncak, bulan tampak berwarna kemerahan atau dikenal dengan istilah *blood moon*.
Gerhana bulan total kali ini menjadi salah satu fenomena langit yang jarang terjadi, sekaligus menjadi momen yang ditunggu para pecinta astronomi. Sejumlah observatorium di tanah air bahkan menggelar siaran langsung untuk masyarakat yang ingin menyaksikan tanpa harus keluar rumah.
Selain itu, sesuai ajaran Islam, umat Muslim dianjurkan melaksanakan **shalat gerhana (khusuf)** sebagai bentuk dzikir dan pengingat kebesaran Allah SWT. Di sejumlah masjid besar di Indonesia, shalat gerhana pun dilaksanakan dengan khusyuk, diikuti ratusan jamaah.
Fenomena serupa baru akan kembali terjadi beberapa tahun mendatang, sehingga gerhana dini hari tadi menjadi pengalaman berharga bagi masyarakat yang berkesempatan menyaksikannya.









