Way Kanan, (Tabloidpilarpost.com), Ketua DPC Aliansi Jurnalis Persada (AJP) Way Kanan sangat menyayangkan terhadap Kondisi kepala sekolah yang tergabung dalam MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMKN / SMKS di Way Kanan yang terindikasi tidak rukun hal ini bisa menjadi masalah serius bagi dunia pendidikan. MKKS seharusnya menjadi wadah kerja sama dan saling mendukung antar kepala sekolah, namun jika terjadi ketidak rukunan, ini bisa menghambat kemajuan sekolah dan mutu pendidikan.
Menurut S.Purnomo berdasarkan kajian dan informasi yang kami dapatkan baik dari kubu A dan kubu B ada beberapa faktor yang menyebabkan ketidak rukunan antara kepala sekolah yang tergabung dalam MKKS, SMKNegeri dan SMK Swasta di Way Kanan antara lain:
1. Adanya Perbedaan Visi dan Misi antara Ketua dan Anggota.
2. Adanya ketidak transparan dalam mengambil keputusan tanpa adanya musyawarah untuk mengambil Keputusan.
3. Adanya Persaingan antara Sekolah Negeri dan Swasta.
4. Masing-masing kepala sekolah mungkin merasa perlu untuk selalu tampil lebih baik dari yang lain, sehingga sulit untuk bekerja sama.
5. Adanya masalah pribadi antar Kepala Sekolah.
6. Saling menjatuhkan dengan pola pola yang tidak sehat
7. Dugaan adanya Pungutan yang tidak transparan dalam penggunaanya.
8. Ketidakmampuan Pengurus dalam mengelola organisasi sehingga mengakibatkan kurangnya komunikasi antar Kepala sekolah.
Dampak dari ketidak rukunan MKKS ini bisa sangat merugikan, di antaranya:
Terhambatnya program-program sekolah:
Jika kepala sekolah tidak bisa bekerja sama, program-program sekolah yang memerlukan dukungan bersama akan sulit dijalankan.
Menurunnya mutu pendidikan:
Ketidak rukunan bisa menghambat upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Terpengaruh nya kinerja guru dan siswa:
Suasana yang tidak kondusif akibat konflik antar kepala sekolah bisa mempengaruhi kinerja guru dan siswa.
Citra buruk dunia pendidikan:
Ketidakrukunan di tingkat pimpinan sekolah bisa memberikan citra buruk pada dunia pendidikan secara keseluruhan.
Oleh karena itu, Ketua DPC AJP Way Kanan S.Purnomo menghimbau bagi kepala sekolah untuk menyadari pentingnya kerja sama dan membangun komunikasi yang baik dalam MKKS sekolah SMKNegeri dan SMKSwasta yang ada di Way Kanan.
S.Purnomo berharap Kepala Dinas pendidikan Provinsi Lampung juga perlu berperan aktif dalam memfasilitasi dan membina hubungan yang harmonis di antara kepala sekolah ini agar kembali kompak mendukung Program pendidikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan di Lampung, termasuk dukungan untuk Program Sekolah Rakyat dan penekanan pada sekolah unggulan di setiap kabupaten pungkasnya.
Sebelum berita ini ditayangkan telah dikonfirmasi melalui pesan what shap ke beberapa kepala sekolah dan ke Ketua MKKS namun hpnya tidak aktip,ada salah satu Kep Sek yang menjawab
” Aku mau konsen di sekolah sendiri aja pakde…masalah mkks ga ada gunanya pakde… Semua udh komplain masalah ketua mkks SMK way kanan… Aku bilang ga mau ikut campur lg pakde…bikin pusing kepala…😁🙏”
” Kesalahan disini karena pengurus tidak menerapkan prinsip prinsip manajemen dan karena ketidak mampuannya dalam menjalankan organisasi maka sebaiknya diadakan pergantian pengurus agar berjalan baik ,selama pengurus tidak diganti maka tidak akan pernah rukun”
ada yang tidak menjawab !!!.









