Manokwari,(tabloidpilarpost.com), Sabtu 7 Desember 2024, Penggerak Pembina Generus (PPG) LDII Manokwari laksanakan kegiatan evaluasi, monitoring.29 karakter luhur pada setiap awal bulan yang diikuti oleh takmir masjid, mubaligh-mubalighot dan pakar pendidik pada Masjid Al-Mubarok Fanindi Distrik Manokwari Barat dan Masjid Al-Ikhlas Kampung Udapi Hilir Distrik Aimasi Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat.
LDII memiliki program kerja yang tertuang kedalam kelompok kerja (pokja) untuk pembinaan generasi penerus bangsa yang bernama Penggerak Pembina Generus (PPG). Di dalam pokja PPG sendiri terdapat berbagai elemen diantaranya perencanaan program, penggalang dana, penyedia sarana dan prasarana, dsb.
Materi evaluasi dan monitoring PPG bulan ini berupa sosialisasi 29 karakter luhur bertujuan untuk meningkatkan tata cara penerapannya ditingkat TPQ/TPA, dimulai dari perencanaan, musyawaroh, pelaporan dan evaluasi sehingga pelaksanaan praktek 29 karakter luhur dapat dilaksanakan dengan maksimal mulai tingkat PAUD, SD, SMP, SMA dan Pra Nikah,” ujar Yusuf Wibowo, S.Pd, Ketua PPG LDII Manokwari.
Yusuf Wibowo juga menyampaikan bahwa penyeragaman penyampaian materi 29 karakter luhur merupakan salah satu tolak ukur bagi kegiatan belajar mengajar serta dapat menjadi dasar pegangan bagi para pendidik. “Penyampaian materi 29 karakter luhur yang berbasis kepada alim faqih, berakhlakul karimah dan kemandirian ini harus disampaikan secara detail dan harus bisa dipraktekan dalam mendidik generasi penerus,” tegas Yusuf.
Penerapan materi 29 karakter luhur yang digadang-gadang oleh DPP LDII tidak saja membangun “Character Building” bagi generasi penerus (generus) bangsa akan tetapi menjadi pahala jariyah bagi para pendidik dan orang tua sebagaimana HR Muslim, ” barang siapa yang berbuat satu (sunah) kebaikan dalam Islam lalu setelahnya sunah kebaikan tersebut diamalkan (orang lain) maka baginya ditulis semisal pahalanya orang yang mengamalkan, dan “Sebaik-baiknya manusia adalah dia yang bermanfaat bagi orang lain,” imbuh Yusuf.
Senada dengan hal itu, H. Abdul Azis, S.Pd Ketua Dewan Penasehat PPG LDII Manokwari mengatakan bahwa memiliki generus yang berkarakter luhur merupakan aset yang sangat berharga baik bagi orang tua, pengurus atau pendidik, karenanya itu bisa mempersiapkan kaderisasi pemimpin bangsa dimasa depan yang memiliki dedikasi, loyalitas, disiplin, sopan santun, dapat menghormati baik antar sesama maupun atasan dan bawahan, jujur, amanah, berkualitas dan berakhlakul karimah, untuk itu dibutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak mulai dari peserta didik, guru/ulama yang mengajarkan, pengurus dan orang tua.
Praktek yang diberikan berupa video contoh-contoh penerapan 29 karakter luhur agar dapat dilaksanakan pada seluruh generus dan keluarga-keluarga warga LDII dimanapun berada, imbuh Abdul Azis.(Muslimin/Sdj Tpp)









