Maluku.(TabloidPilarPost.com)- Sebanyak 112 Siswa Sekolah Menenga Atas (SMA) Negeri 19 Seram Bagaian Barat mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) perdana tahun pelajaran 2020/2021, Senin (15/3/2021),

Kegiatan USBN yang di awali dengan pembukaan sampul oleh Kepalah Sekolah SMA Negeri 19 SBB, Meri Lattue, S.Pd merupakan unjian akhir, serta menjadi standar kelulusan bagi siswa siswi tingkat akhir, sejak di hapusnya Ujian Nasional (UN) oleh Mentri Pendidikan, Nediem Makarim, melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 yang meniadakan UN bagi siswa-siswi dari tingkat PAUD sampai SMA
Menurut Meri Lattue USBN ini bukan satu-satunya skala kelulusan bagi siswa siswi, yang sedang manjalani ujian, tetapi ada beberapa standar yang harus di penuhi oleh siswa siswi, ataralain
a. menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi COVID- 19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester;
b. memperoleh nilai sikap/ perilaku minimal baik; dan
c. mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

“Dari semua skala penilaian ini dirangkum untuk standar kelulusan bagi setiap siswa siswi yang menjalani ujian akahir di tahun tahun pelajaran 2020-2021″ungkap Meri.
Lanjut Meri, para siswa siswi peserta USBN ini terdiri dari jurusan Matematiak dan Ilmu Alam (MIA) berjumlah 49 orang, serta Ilmu Ilmu Sosua (IIS) 63 orang, semuanya siswa Kelas XII.
Sedangkan terkait sistem penilan dan pemeriksaan Lembar Jawaban Ujian Sekolah Berstandar Nasional (LJUSBN), dikembalikan kepada sekolah penyelengara masing-masing”tutur Meri.
“hasilnya akan dikirim kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku melalui UPTD setempat”tambahnya.
Iya juga menjelaskan, jika ada siswa peserta USBN memperoleh nilai tidak menenuhi standar alias tidak lulus, maka siswa bersangkutan harus mengikuti ujian ulangan, sehingga hasil yang diperoleh adalah benar-benar murni. “ Untuk menjawab soal USBN, siswa harus jujur dan percaya diri,” ujar Meri.
“Selain itu prosesi USBN ini berlangsung dengan tetap mengatamakan Porotokol kesehatan yang ketat” tutup Meri(all/tpp)
![]()









